Apa fungsi carbon cleaner?
Fungsi utama carbon cleaner adalah membersihkan sisa pembakaran pada ruang bakar mobil. Berikut ini fungsi yang perlu kamu tahu.
1. Pembersih kerak
Fungsi yang pertama adalah membersihkan kerak pada pembakaran mesin. Ruang bakar mesin dipenuhi berbagai macam kotoran, apalagi kerak membandel sisa pembakaran yang tidak optimal.
Cairan pembersih akan membuat performa mesin kembali maksimal. Carbon cleaner foam atau spray akan dimasukkan ke dalam ruang mesin untuk membersihkan kerak tersebut.
Metode ini juga merupakan cara perbaikan mesin mobil dengan harga yang relatif terjangkau. Karena harganya pun tidak terlalu mahal.
2. Penghilang kandungan air
Fungsi kedua adalah penghilang kandungan air. Dengan begitu, mesin mobil akan kembali menghasilkan tenaga yang maksimal.
Jenis carbon cleaner mobil?
Carbon cleaner terdiri dari dua jenis, yakni bentuk busa atau foam dan juga spray atau gas.
1. Foam
Carbon cleaner foam adalah tipe busa. Bentuk carbon cleaner busa ini dipercaya lebih aman digunakan untuk mesin mobil karena kandungan zat asam dan kimianya yang rendah.
Cara penggunaannya foam dimasukkan ke mulut throttle body (TB) atau melalui lubang busi.
2. Spray
Jenis yang satu ini berbentuk cair. Cara penggunaannya bisa dengan diinfuskan ke ruang bakar melalui lubang busi atau dicampurkan dengan bahan bakar di tangki.
Nantinya, cairanini akan membersihkan ruang pembakaran pada mobil kamu.
Kapan boleh menggunakan carbon cleaner?
Meskipun memiliki fungsi memikat untuk memaksimalkan performa mesin mobil, namun akan berbahaya jika melakukannya terlalu sering.
Penggunaan dengan bahan yang tidak tepat juga malah bisa merusak mesin mobil. Oleh karena itu, membersihkan ruang mesin dengan pembersih jenis ini terlalu sering justru tidak bagus.
Kamu bisa melakukan pembersihan bagian pembakaran ruang bakar mesin cukup setiap minimal 3.000 km atau maksimal 20.000 km dengan jangka waktu 2 tahun.